Kerangka pemahaman literasi media yang mulai dikaji seiring kemunculan media konven-sional mendapatkan tantangan media baru. Sifat media baru yang berbeda dalam banyak hal dengan media lama (old media) seperti media cetak, radio, dan televi-si, telah menuntut suatu bentuk ‘kecakapan’ baru bagi para pengguna (user). Gagasan literasi media Komponen Literasi Media. David Buckingham (2007) berpendapat terdapat empat komponen dalam literasi media yaitu produksi, bahasa, penyajian dan audiens. Produksi. Komponen pertama ini berkaitan dengan segala aspek yang menyangkut perihal produksi dari suatu informasi dalam sebuah media. Guru adalah figur sentral dalam upaya penguatan literasi membaca di proses pembelajaran, guru harus mampu melakukan pendampingan yang tepat kepada siswa salah satunya membantu siswa dengan pertanyaan-pertanyaan yang dapat merangsang dan memicu siswa untuk menemukan, membandingkan. menginterpretasikan dan mengevaluasi serta menerapkan informasi Bahasa tulis atau literasi, dengan definisi yang paling umum, mengacu pada proses dari aspek membaca dan menulis. Tompkins (1991:18) mengemukakan bahwa literacy merupakan kemampuan menggunakan membaca dan menulis dalam melaksanakan tugas-tugas yang bertalian dengan dunia kerja dan kehidupan di luar sekolah. Adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan di PAUD Wadas Kelir dalam mengembangkan literasi anak adalah dengan memadupadankan literasi cerita dengan pembelajaran yang sesuai dengan tema. Dalam hal ini, dalam proses belajar-mengajar yang dilakukan di PAUD Wadas Kelir selalu diawali dengan aktivitas membaca, menulis, dan berpikir. czIP2Ga.

pertanyaan yang berhubungan dengan literasi media